Kabar Bebas

Berita Hukum, Ekonomi, Sosial, Lingkungan dan Kesehatan

Nasionalisme Kebudayaan

Posted by qidis pada November 9, 2008

 

Ketika di AS terjadi perkembangan teknologi canggih, diikuti pula dengan perubahan kebudayaan, missal artis-artis terkenal dengan memakai pakaian yang vulgar. Perubahan kebudayaan tersebut berdampak pada masyarakat di Indonesia. Masyarakat Indonesia mulai mengikuti kebudayaan orang di AS, perubahan tersebutlah yang membawa masyarakat Indonesia kehilangan identitasnya. Indentitas yang selalu berubah mengikuti perubahan budaya barat adalah sesuatu hal yang sebanarnya hanya suatu keinginan untuk menutupi identitasnya sendiri (bagaimana budaya Indonesia-bagaimana budaya barat). Untuk menghidari atau mempertahankan identitas dengan menggunakan negara, dimana dalam suatu negara terdiri berbagai macam suku, agama, golongan, budaya maka hal inilah yang harus dipertahankan yaitu bahwa “aku berbeda maka aku ada”.

 

Kalau mengikuti perkembangan pasar maka hal itu akan di hapus dengan “aku sama maka ada ada” dimana suatu produk ekonomi yang menguasai pasar (biasanya negara maju) akan memasarkan produknya atau dengan kata lain berusaha menyeragamkan, yaitu negara satu,dua, tiga dan selanjutnya disamakan untuk mengunakan pruduknya tanpa memandang batas negara. Disini yang akan dilakukan oleh globalisasi. Kekuatan globalisasi ekonomi yang sangat kuat tak kuasa ditahan apalagi di tentang maka pilihan-pilihan yang harus kita tentukan yaitu memilih produk dalam negeri yang kurang bagus dan murah atau produk luar yang bagus dan murah. Perkembangan teknologi yang mempengaruhi perubahan budaya dengan cepat dalam meperkenalkan inovasinya. Peran media digunakan untuk memamerkan dan sekaligus mempengaruhi perubahan kebudayaan. Hal ini yang menjadikan media hanya sebagai pertunjukan identitas kepentingan. Identitas tidak akan abadi, selalu dibuat-buat oleh penguasa.  Saat ini bahwa AS yang menguasi seluruh kebudayaan di dunia (kebudayaan yang liberal). Mampukah ini kita rubah, mampukah kita mempertahankan kebudayaan kita, sedangkan negara sudah menjadi agen perubahan kapitalis AS, tidak akan bisa kita tergantung negara maka kita kembali pada diri kita, bahwa kita yang akan berjuang melawan perubahan barat yang tidak sesuai dengan kebudayaan Indonesia tercinta. (s)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: